Jangan ke Bali! Sebelum Lihat Daftar Wisata Bali Terbaru Berikut ini (Always Update)

dongengtravel wisata bali terbaru

Wisata Bali Terbaru – Pernah gak sih di antara kalian yang tidak mempersiapkan ke tempat mana saja yang akan di kunjungi ketika liburan??

Atau kalian justru sangat mempersiapkan tempat mana saja yang akan datangi ketika liburan?

Selamat ya, karena kalian sudah menemukan artikel yang tepat. Apalagi untuk kalian yang merencanakan liburan di Bali.

Bali merupakan salah satu tempat wisata favorit yang dimiliki Indonesia. Rata – rata destinasi pertama yang ada di pikiran setiap orang Indonesia adalah Bali, betul?  Pasti kalian salah satunya yang berpikiran kaya gitu.

Kenapa sih Bali bisa sedemikian melekatnya ada di otak kita sebagai destinasi liburan favorit?

Buat gue jawabannya gampang aja, karena wisata Bali terbaru selalu bermunculan begitu cepatnya dan mudah untuk menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.

wisata bali terbaru

Terbukti dengan begitu cepatnya pertumbuhan tempat wisata Bali, pada tahun 2016 menurut data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Bali . Pulau Dewata mampu mendatangkan hampir 5 juta wisatawan asing dari berbagai negara.

Nah, supaya kalian gak ketinggalan update dari temen kalian dan buat kalian juga yang mau liburan ke Bali.

Sekali lagi, Selamat kalian telah datang ke blog yang tepat!

Karena kali ini Dongengtravel akan memberikan info update dan terlengkap untuk wisata Bali terbaru.

Daftar Wisata Bali Terbaru

*buat kalian yang males scroll halaman ini bisa langsung klik aja daftar wisatanya*

 

Pantai Suluban : Surga Tersembunyi Bali

Mengutip kata tersembunyi bukan berarti pantai yang satu ini susah untuk di tempuh loh. Istilah tersebut di dapat karena posisinya berada di bawah tebing.

wisata bali terbaru blue point

Memang pantai ini bukan termasuk wisata Bali terbaru juga sih, tapi tempat ini wajib buat kalian semua datengin kalo baru ke Bali pertama kali.

Lokasinya dimana sih? Caranya kesana gimana?

Pantai yang memiliki salah satu ombak terindah ini terletak di Desa Pecatu, Kuta Selatan. Kalau kalian dari Bandara Ngurah Rai dan mau langsung ke pantai suluban, kalian harus menghabiskan waktu sekitar 45 menit.

Untuk lebih jelas rute menuju pantai Blue Point atau Pantai Suluban Bali om Ninno Emanuel sudah baik hati berbagi di websitenya silahkan mengunjungi.

Untuk yang malas membaca bisa menggunakan kordinat google maps di bawah ini :

Rute dari Bandara Ngurah Rai : Jalan By Pass Ngurah Rai – Jalan Raya Uluwatu – Jalan Raya Uluwatu Pecatu – Jalan Pantai Suluban – Pantai Suluban.

Pantai suluban atau yang biasa turis Australia menyebutnya Blue Point lokasinya berada di bawah tebing (kaya yg gue bilang di awal). Jadi setelah tiba di parkiran pantai, kalian harus menuruni anak tangga yang lumayan panjang ke bawah tebing.

pengunjung pantai blue point beach
Photo by : keziakainina

Kalau air sedang pasang, kalian gak perlu takut karena di antara parkiran dan pantai juga banyak terdapat kafe kok. Jadi kalian masih bisa menikmati keindahan pantai ini dari atas sana.

Gratis..

Kalian tidak perlu mengeluarkan uang membeli tiket masuk kalau mau kesini, karena tidak dipungut biaya sedikitpun. Mungkin kalian cukup menyiapkan uang parkir dan uang jajan buat hang out di kafe.

Menurut bung Fahmi dari catperku.com

“Datanglah ke pantai ini setelah jam 12 siang jika ingin melihat kelihaian para surfer bermain ombak. Atau datang menjelang sunset jika ingin menikmati pemandangan indah matahari terbenam di pantai yang juga dikenal dengan nama Blue Point Beach ini”

Intinya, jadikan pantai suluban atau blue point beach ini sebagai salah satu destinasi wajib kalo kalian ke Bali.

 

Berteman dengan ketenangan di Sambangan Secret Garden

Kalian tipe orang yang suka bersahaja dengan alam dan merasa tenang jika bermain bersamanya?

Sambangan secret garden mungkin tempat yang tepat buat kalian, karena di sini kalian bisa menikmati keindahan Bali dari sisi yang lain.

Satu hari adalah waktu minimal yang harus kalian habiskan agar puas mengitari setiap sudut dari Sambangan Secret Garden. Karena kalian tidak hanya akan menikmati 1 objek wisata saja, melainkan 7 objek wisata air terjun indah di tempat ini.

wisata bali terbaru Keindahan Secret Garden Sambangan
Photo by: travelingyuk

Tetapi dari 7 air terjun tersebut hanya 5 yang dibuka untuk umum dan itu adalah air terjun cemara (ini yang terbaik), air terjun aling – aling, air terjun kroya (ini yang terunik), blue lagoon, dan air terjun pucuk.

Masing masing dari air terjun tersebut memiliki pesona dan keunikannya sendiri, mau tau detailnya? Teman gue dari jejakpiknik pernah membahasnya dengan detail : baca disini

Lokasinya ada di mana sih?

Desa Sambangan ini ada di Bali Utara, tepatnya berada di kecamatan Sukasada kabupaten Buleleng. Butuh waktu 2,5 jam dari Denpasar untuk bisa menuju tempat ini.

Detailnya kaya gini : Dari denpasar jalan melalui jalur jurursan Singaraja – Denpasar terminal Sukasada (terminal Sangket) dan masuk kebarat menuju desa Sambangan.

Kalau gak mau pusing kalian tinggal ikutin aja maps di bawah ini pakai google maps ataupun waze

Siapkan tenaga kalian!

Yup gue beneran nih, kalian emang harus persiapkan tenaga extra. Pertama untuk menempuh perjalanan ke setiap air terjun yang akan kalian lihat. Kedua adalah tenaga extra untuk bersenang – senang dan mengabadikan momen.

air terjun aling aling
Photo by: @mdbakta_kardana

Sedikit tips dari gue nih.

Kalau kalian mau main kesini, pastikan kalian sedang dalam kondisi yang fit dan pastikan juga kalian membawa tas yang anti air serta peralatan kamera yang anti air juga. Kan sayang pemandangannya udah indah tapi tidak di abadikan.

Tapi jangan lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan objek wisata bali yang satu ini ya?

  • Lokasi: Sambangan, Sukasada, Sambangan, Sukasada, Buleleng Regency, Bali 81161
  • HTM: Rp10.000-20.000/orang
  • Telepon: 0877-6011-4144

 

37 Tempat Liburan yang Instagramable di Bali (INFO TERLENGKAP)

Liburan tanpa mengabadikan momen memang tidak mungkin, apalagi kalau liburannya ke Bali. Artikel ini mengulas tuntas 37 tempat instagramable di Bali yang wajib untuk kalian kunjungi. Ulasan lengkap, dan terupdate..

 

Terbitnya Matahari di Desa Pinggan, Kintamani

“Sunrise are hellos from god”

Iya  bener banget tuh kutipan diatas, matahari terbit merupakan salah satu hal indah di dunia ini. Sebuah harapan baru dan semangat baru akan selalu kita dapatkan ketika matahari terbit.

Salah satu objek wisata Bali yang akan kita bahas kali ini akan memberikan pengalaman berbeda buat kalian di Bali.

Kalau biasanya di Bali kalian Cuma nungguin sunset di tepi pantai, kali ini gue akan mengajak kalian semua menikmati indahnya Bali dari dataran tinggi.

desa pinggan wisata bali terbaru
Photo by: oza_asmara

Berburu sunrise di Desa Pinggan bisa jadi pilihan yang tepat mencoba wisata Bali terbaru. Desa Pinggan berada di kabupaten Kintamani, memakan waktu 2 jam dari kota Denpasar.

Lengkapnya bisa kalian liat di sini :

Pastinya kalian semua gak mau kan melewati kuningnya matahari terbit, dan luasnya hamparan “samudra awan” ?

Maka dari itu menurut Adventuretravel waktu yang tepat untuk menuju ke Desan Pinggana dalah saat pagi buta. Apalagi buat kalian semua yang menginap di Denpasar.

Yang harus dipersiapkan?

Pertama udah pasti dan jangan sampai ketinggalan adalah Jaket karena suhu bisa mencapai 15 derajat celcius, kedua bekal secukupnya, kamera dengan batre cadangan, dan tripot.

desa pinggan
Photo by: kitamuda.id

Tidak perlu takut capek karena kalian gak perlu harus hiking ataupun jalan menanjak ke lokasi ini,

Sstt ada bocoran buat yang udah mampir ke blog ini, gue kasih patokannya ya? Catet!

Dari Denpasar yang penting menuju ke Kintamani dulu, terus ikutin jalan ke arah Singaraja. Untuk ke Kintamani, enaknya lewat jalan Payangan. Kemudian ikutin aja arah menuju desa Pinggan. Lalu ikutin aja jalan ke Pura Dalem Balingkang. Dengan catatan kalau sudah sampai di Pura itu berarti sudah kelewatan, harus balik lagi 300 meter. Berhenti di  dekat bak air.

Selamat berburu indahnya matahari terbit!

 

Tingkatkan Jiwa Petualangmu di Hidden Canyon Beji Guwang Gianyar

Hidden Canyon Beji Guwang ini termasuk wisata Bali terbaru loh!

Pasti udah pada penasaran kan?

Adrenalin kalian pasti terpacu deh, bisa bayangin gak sih kalian berada di tengah – tengah aliran sungai yang diapit oleh dua tebing indah setinggi 20 meter memanjang. Serasa memasuki mesin waktu dan kembali ke masa jurassic yang alamnya belum tersentuh manusia.

objek wisata bali hidden canyon guwang
Photo by: thebaliguideline

Konon ribuan tahun yang lalu terjadi erosi di aliran sungai secara alami, dan itulah yang sampai saat ini membentuk ngarai nan eksotik.

Sudah siap berpetualang?

Kalian bisa mengunjungi Hidden Canyon Beji Guwang ini di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Berikut info lengkap yang gue kutip dari Mentari Bali Holiday

  • Misalnya kalian jalan dari bypass ide bagus mantra
  • Lewatlah ketewel, sampai bertemu Guwang
  • Terus ada pertigaan, dan di kanan jalan terdapat patung garuda
  • Kalian lalu belok ke kanan, sampai kalian lihat petunjuk jalan ke Hidden Canyon Beji
  • Di jalan Garuda Wisnu, kalian lurus aja sampai ketemu pura dalem guwang
  • Sesampainya di pura dalam guwang kalian belok kiri

Disanalah pintu masuk menuju Canyon Beji.

Masih bingung? Bisa langsung aja ikutin arah maps di bawah ini :

Info wajib!

Untuk sampai ke lokasi favorit disana kalian harus melalui banyak anak tangga naik turun. Dan pastinya juga melewati jalan berbatuan alami, menyebrangi jembatan kayu, sampai harus memanjat beberapa tebing kecil.

Bebatuan yang kalian lewatin itu sangat licin karena banyak lumut, gue saranin kalian lebih baik membuka alas kaki.

wisata hidden canyon
Photo by: thebaliguideline

Karena kawasan ini termasuk lokasi suci bagi warga Bali, jadi dimohon untuk siapapun yang ingin mendatangi tempat ini agar menjaga kebersihan dan tingkah laku kalian selama berkunjung disana.

Ada gak sih biaya yang harus dikeluarkan?

Kalian harus membayar tiket masuk sebesar Rp15.000/orang dan wajib didampingi guide dengan biaya tambahan Rp100.000/group. Kewajiban menggunakan guide bukanlah tanpa alasan, medan yang cukup extreme adalah salah satu alasannya.

Jadi ingat, wajib di dampingi guide ya! Hitung – hitung juga bisa mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap juga mengenai salah satu wisata Bali terbaru ini.

Tips :

Untuk kalian yang mau kesini, jangan pakai sepatu casual. Pakailah sepatu outdoor atau sendal gunung. Gunakan juga tas yang sudah waterproff atau gunakanlah drybag .

Jangan lupa untuk membawa baju ganti dan celana ganti ya. Perhatikan juga cuaca sebelum bermain kesini.

Okedehh.. selamat berpetualang jangan lupa foto yang bagus dan kasih hastag #dongengtravel

 

  • Lokasi : Jalan Sahadewa, Banjar Wangbung, Guwang, Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali 80582
  • Biaya masuk : Rp15.000/orang
  • Link ke maps :  Maps

 

Time Travel Masa Lampau Ke Candi Gunung Kawi

Hayo ngaku siapa diantara kalian yg menghayal bisa kembali ke masa lampau?

Gue yakin lebih dari 80% pernah berfikiran seperti itu.

Kali ini gue mau ngajak kalian untuk kembali ke masa lampau, tetapi bukan dalam arti yang sesungguhnya karena mesinnya belum berhasil diciptakan sampai saat ini.

Wisata Bali terbaru yang akan kita bahas kali ini bisa membuat kalian merasa kembali ke abad 10-11 masehi.

Ada yang udah pernah liat Petra di Jordania selatan?

Candi Gunung Kawi bisa gue bilang mirip seperti Petra di Jordania, dimana ada sebuah pahatan besar indah di tebing yang membuat kita gatal untuk mengabadikannya dalam kamera.

candi gunung kawi
Photo by: pulinuli

Terdapat 4 kelompok pahatan, 3 candi dan satu wihara di Candi Gunung Kawi, sejarah berhasil mencatat bahwa candi ini dibangun pada abad ke 11. Dimana Bali pada saat itu dipimpin oleh seorang raja bernama Udayana yang berasal dari dinasti Warmadewa.

“Waktu pemilihan umum legislatif banyak calon legislatif yang datang kemari untuk semedi,”

Iya, tempat ini memang sangat sakral.

Tempat yang sangat cocok untuk bersemedi karena ketenangan dan lingkungannya yang masih asri. Jadi buat kalian yang berminat kesini, jangan lupa untuk selalu dijaga kebersihannya.

Lokasinya dimana sih?

Kalian pasti tidak asing lagi dengan Ubud bukan? Candi Gunung Kawi ini berada di desa Tampaksiring, dimana desa ini bersebelahan dengan Ubud. Pastinya menemukan lokasi desa ini tidak sesulit mencari calon pendamping di pelaminan hehehe.

Tetapi kalian harus jeli juga, hanya terdapat satu marka jalan di sepanjang desa Tampaksiring yang menuju ke Candi Gunung Kawi.

40 Km adalah jarak tempuh yang harus kalian lewati jika ingin ke objek wisata Bali yang satu ini dari Denpasar.

Untuk lebih mempermudah pencarian kalian, kalian bisa menggunakan maps di bawah ini :

Untuk mencapai kawasan tersebut kalian harus melewati ratusan anak tangga yang pastinya akan membuat kalian lelah.

Bukan hanya anak tangga aja loh, kalian juga kadang harus berjalan menyusuri lembah dan menyebrangi area persawahan.

Tapi tenang aja, karena gue jamin kalian gak akan nyesel deh buat main ke sini.

tampaksiring bali
Photo by: dreamstime

“Berdiri di hadapan candi yang tertoreh pada dinding batu gamping itu membuat diri ini merasa kecil. Skalanya yang dibuat besar menelan ego manusia, cocok bagi yang ingin bermeditasi, mengkosongkan diri  dan menekuni dunia spiritual” – national geographics

Jangan lupa mampir ke salah satu wisata Bali terbaru ini ya, dan bersiaplah untuk mengagumi pesona indah dari tempat ini

Info :

  • Lokasi : Banjar Penaka, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali 80552
  • Maps : Klik
  • Tiket masuk : Rp15.000, parkir Rp5000/mobil

 

Camping yuk di Bumi Perkemahan Danau Buyan

Lah jauh jauh ke Bali kok malah camping? Eittss tunggu dulu, mau yg beda kan?

Makanya coba sekali – kali kita camping di Bumi perkemahan Danau Buyan.

bumi perkemahan danau buyan
Photo by: eyeem

Kalian gak perlu takut karena untuk berkemah disini gak perlu susah payah mendaki dan membawa tas super berat.

Kalian cukup membawa perlengkapan pribadi seperti jaket yang tebal, selimut atau lebih baik bawa sleeping bag. Tenda gimana? Gak perlu takut kalian bisa menyewa tenda dan sudah banyak yang menyediakan disana.

Nah kalo mau berasa lagi kemah beneran, bisa bawa kompor mini dan logistik (makanan sendiri) dari rumah.

Lokasi danau Buyan ini terletak di ketinggian 1.350Mdpl dan luasnya jika dikalkulasikan dengan hutan liar disekitar danau bisa mencapai kurang lebih 15.000 hektar.

Harga sewa tenda beragam, tapi gue coba rangkum sebaik mungkin :

  • Tenda (kapasitas 4 orang) Rp125.000 – 130.000
  • 1 ikat kayu bakar Rp10.000
  • 1 botol kecil minyak tanah Rp10.000
  • Alat pancing Rp5.000

Sedangkan untuk memasuki kawasan bumi perkemahan danau Buyan kalian dikenakan biaya Rp10.000 per orang.

Oke sekarang lokasi tepatnya dimana sih?

berkemah di danau buyan
Photo by: petualangansahabatalam

Secara administratif objek wisata Bali yang satu ini terletak di Desa Pancasari. Buat kalian yang mau menuju kesini, sisihkan waktu 1,5jam perjalanan dari Denpasar Bali. Lokasinya terletak 1Km dari kebun raya Bedugul (patung jagung).

Patokannya adalah pasar Pancasari yang ada patung buah strawberi, persis sebelah pasar tersebut terdapat jalan masuk ke barat, ikuti jalan itu sekitar 2,5 km maka kalian akan sampai di Bumi Perkemahan Danau Buyan.

Jalannya cukup lebar, jadi masih muat kok mobil masuk.

Seperti biasa kalau mau gampang, tinggal ikutin aja nih maps dibawah ini :

Terdapat 3 spot favorit yang biasa digunakan untuk berkemah, pertama yang berada di pinggiran danau, kedua berada di pinggiran hutan yang berdekatan dengan spot pemancingan menurut jejakpiknik tempat kedua ini agak ramai karena berdekatan juga dengan rumah penduduk lokal.

Dan yang ketiga adalah di tengah hutan, ini cocok banget deh sama kalian yang suka naik gunung tapi gak mau ribet.

Kayanya udah cukup lengkap deh informasi yang gue kasih mengenai salah satu wisata Bali terbaru Bumi perkemahan Danau Buyan.

So buat kalian yang mau merasakan alam Bali dengan cara berkemah, silahkan kunjungi tempat ini.

Jangan lupa bawa gitar dan bersenang senanglah!

 

Kesimpulan..

Yups ternyata masih banyak kan tempat menarik di Bali yang belum pernah kalian datangi?

Gue juga sempet nulis tentang asiknya olah raga air di Tanjung Benoa Bali dan sedikit mengupas tempat wisata di sekitar Legian Bali yang bisa kalian datangi juga.

Jangan takut, karena artikel ini akan selalu gue update kalau ada tempat wisata Bali terbaru lainnya yang gak kalah seru.

Tapi jangan lupa selalu jaga kebersihan tempat apapun yang kalian datangi. Agar keindahannya masih bisa dinikmati oleh generasi setelah kita.

Jangan lupa share kalau menurut kalian artikel ini bisa membantu banyak orang.

Jangan sungkan juga untuk tinggalkan komentar kalau ada masukan, cacian, maupun pujian.

Salam hangat Dongengtavel Salam Lestari ..

 

Comments

    1. Post
      Author
    1. Post
      Author
  1. Elisabeth Murni

    Kalau ada kesempatan ke Bali saya pengen eksplore Bali Barat dan Bali Utara yang enggak terlalu riuh. gunung, hutan, kebun raya, air terjun, tempat yang tepat buat menyepi. Btw terimakasih artikelnya, sangat informatif dan membantu yang mau pelesir ke Bali 🙂

    1. Post
      Author
    1. Post
      Author
    1. Post
      Author
    1. Post
      Author
  2. Ninno Emanuel

    Tulisannya menarik banget bang
    Diantara semua tempat wisata di ulasan ini baru datang ke Blue Point aja… hahaa
    Sudah banyak tempat wisata di Bali yang didatangi tapi rasanya masih belum habis-habis aja… haha

    1. Post
      Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *