Tips Menikmati Perayaan Nyepi di Bromo yang Indah

perayaan nyepi di bromo

Hari raya nyepi adalah perayaan tahun baru bagi umat Hindu berdasarkan kalender Saka. Nyepi berasal dari arti kata sepi, artinya para umat hindu tidak melakukan kegiatan apapun. Mereka para umat hindu melaksanakan yang namanya “Catur Brata” Penyepian yang terdiri dari amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), yoga ( menghubungkan jiwa dengan tuhan), tapa (latihan ketahanan menderita), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan).

Selama ini yang banyak kita dengar, dan pastinya juga udah banyak dikenal adalah perayaan Nyepi di Bali. Memang mayoritas masyarakat Bali beragama Hindu, maka dari itu setiap rangkaian perayaan Nyepi di Bali itu banyak menarik perhatian wisatawan lokal maupun internasional.

Tapi tau gak sih kalian? Kalau ada sisi lain dari perayaan Nyepi yang tidak kalah menarik dari Bali. Yaitu perayaan para umat Hindu Suku Tengger di kaki gunung Bromo Tengger Jawa Timur.

jalur pendakian gunung bromo tengger
(Photo Doc : wan.hafizan)

Mungkin ini bisa jadi tips traveling untuk kalian yang mau melihat tradisi budaya umat Hindu di kaki gunung Bromo Tengger ini. Berikut rangkaian acara Hari Raya Nyepi yang biasa dilakukan oleh masyarakat Suku Tengger.

 

Melasti masyarakan suku Tengger

Perayaan Nyepi di Bromo selalu di mulai dengan Melasti, selayaknya umat Hindu yang merayakan Nyepi. Melasti pada dasarnya adalah sebuah upacara yang digelar untuk membuang semua kotoran menggunakan air kehidupan.

melasti di bromo tengger
(Photo Doc : Google)

Bagi masyarakat suku tengger di Bromo, ada beberapa tempat yang biasanya digunakan untuk melaksanakan upacara Melasti. Antara lain di Pantai Selatan Watu Pecak, di Hutan Kesambi yang tidak jauh dari bibir pantai, dan yang terakhir di kawasan lautan pasir Bromo tepatnya bawah Goa Sumber Widodaren.

 

Arakan Ogoh – Ogoh Perayaan Nyepi di Bromo

Mungkin ini adalah bagian paling seru dari rangkaian perayaan nyepi di Bromo. Biasanya para warga dari desa di lereng kaki Gunung Bromo melaksanakan apa yang disebut Ogoh – ogoh. Ogoh-ogoh adalah symbol butha kala yang mempunyai kekuatan negatif atau kekuatan alam yang terdiri dari air, api, cahaya, tanah dan udara.

(Photo Doc : ingeloen)

Biasanya masyarakat suku Tengger dari beberapa desa di kaki gunung Bromo mengarak ogoh-ogoh mengelilingi desa, yang akhirnya di Bakar. Sebagai symbol dari pelenyapan sifat buruk dan berharap hanya meninggalkan sifat baiknya saja.

Mengarak ogoh-ogoh dapat menjadi daya tarik wisata dari rangkaian perayaan nyepi di Bromo yang bisa kalian saksikan. Buat kalian yang mau melihat acara arakan ogoh-ogoh lebih baik datang ke sana 2 hari sebelum Nyepi.

 

Puncak Acara Nyepi

Nah untuk perayaan nyepi di Bromo yang satu ini jika kalian kebetulan berada di kawasan wisata Bromo, disarankan untuk tidak berkeliaran di sekitar desa. Karena di hari ini masyarakat suku tengger melaksanakan Catur Brata .

Inilah hari raya Nyepi sesungguhnya, para umat Hindu tidak diperbolehkan melakukan aktivitas seperti biasanya. Umumnya jalan akses untuk ke desa akan di tutup demi menghomati para penduduk desa yang melaksanakan ibadah.

 

Kalo gak sempet ke Bromo kita Berburu Wisata Kuliner Unik di Jogja Aja

 

Untuk kawasan wisata bromo tengger sebenarnya tetap buka seperti biasa. Tetapi karena akses perjalanan menuju sana kebanyakan melewati desa, maka secara tidak langsung jalan menuju Taman Nasional Bromo Tengger pun tidak dapat dilewati.

Nah itulah sedikit gambaran dari rangkaian upacara nyepi suku Tengger Bromo. Semoga bisa menjadi gambaran bagi kalian yang mau menikmati susana acara Nyepi di Bromo. Jadi untuk kalian yang cuma mengira upacara Nyepi itu hanya ada di Bali, berarti kalian kurang jalan-jalan hahaha.

Sekarang saatnya kalian menikmati sisi lain dari rangkaian acara Nyepi di Bromo, selamat menikmati.

Terimakasih

Nikmati sensasi liburan Keliling Indonesia dengan banyak pilihan wisata dengan harga terjangkau

keliling nusantara
(Klik Langsung aja gambarnya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *